Slider Widget

Ads Here

Minggu, 09 Agustus 2020

Mana yang terbaik untukmu? 2WD, AWD atau 4WD? oleh - bmw8series.xyz

Halo sahabat selamat datang di website bmw8series.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Mana yang terbaik untukmu? 2WD, AWD atau 4WD? oleh - bmw8series.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Seiring dengan meningkatnya popularitas SUV (Sports Utility Vehicles / Kendaraan untuk Olahraga) dan kendaraan yang memuat banyak penumpang, sekarang konsumen dibanjiri dengan istilah-istilah mobil yang bisa membingungkan untuk dimengerti. Pada dasarnya, hal ini terletak pada pilihan penggerak roda â€" komponen yang menyalurkan daya ke roda penggerak. Dengan huruf dan angka yang secara bersamaan membentuk singkatan seperti AWD, 2WD dan 4WD, mana yang terbaik untukmu? Jangan khawatir karena kami akan menjelaskan istilah-istilah ini dalam bahasa yang simpel, jenis yang tersedia, kelebihan dan kekurangan, serta mana yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Penggerak Dua Roda (2WD)

Dari atas: Penggerak Roda Belakang (RWD) dan Penggerak Roda Depan (FWD)

Sebagian besar mobil di jalan dikemudikan dengan penggerak dua roda. Ini dipisahkan oleh pilihan penggerak roda depan (Front-wheel drive/FWD) dan penggerak roda belakang (Rear-wheel drive/RWD), menunjukkan sisi roda mana yang ditenagai oleh mesin. Pengaturan FWD paling umum ditemukan pada sebagian besar mobil penumpang. Biasanya pengaturan ini lebih ekonomis untuk diciptakan dan digerakkan, serta memberikan penggunaan ruang yang lebih baik daripada mobil RWD. Pilihan FWD juga bekerja lebih baik saat menaiki bukit dan gunung karena berat mesinnya terletak di depan.

Sebaliknya, pengaturan RWD lebih umum ditemui pada kendaraan premium dan yang mengunggulkan performa. Pada umumnya, mobil-mobil ini lebih mudah dikendalikan karena distribusi beratnya lebih seimbang antara depan dan belakang. Terlebih lagi, karena roda depan tidak dipakai untuk mengemudi dan mengendalikan, suspensinya bisa diatur untuk meningkatkan kendali.

Penggerak Empat Roda (4WD)

Seringkali dikira dan digunakan secara bergantian dengan AWD, 4WD biasanya dimanfaatkan oleh kendaraan yang bisa mengarungi medan yang lebih tangguh, mengemudi di luar jakan dan untuk kondisi bertraksi rendah. Sistem 4WD sekarang ini terbagi atas tiga jenis utama â€" mode part-time, full-time dan otomatis.

Sistem part-time sebagian besar adalah 2WD untuk digunakan di jalan hingga si pengemudi membutuhkan sistem 4WD saat kondisi luar jalan yang ekstrem. Kemudian, si pengemudi harus menukar secara manual ke mode 4WD. Dikarenakan pengaturan sistem part-time, ia harus ditukar kembali ke mode 2WD saat berada pada kondisi jalan yang normal, sebagai pencegah kerusakan atas penggerak roda.

Sistem full-time, seperti namanya, mesinnya selalu menyalurkan daya ke tiap roda sepanjang waktu. Dengan sistem ini, tidak ada risiko kerusakan penggerak roda karena perbedaan pusat untuk mengatasi ban berputar pada kecepatan yang berbeda selama belokan.

Beberapa sistem otomatis 4WD juga bisa dibandingkan dengan AWD di mana daya disalurkan ke roda yang tidak digerakkan saat dibutuhkan

4WD otomatis adalah gabungan antara keduanya, beroperasi pada 2WD hingga kondisi jalanan terentu di mana sistem akan secara otomatis bertukar ke mode pengendalian 4WD. Ketika membahas kehematan bahan bakar, sistem otomatis dan part-time memberikan jarak tempuh yang lebih baik dibandingan dengan sistem full-time.

Penggerak Semua Roda

Tujuan utama kendaraan AWD adalah untuk memberikan kemungkinan traksi terbaik pada kondisi cuaca apa pun (hujan, salju, lumpur, pasir, dll) terlepas dari medan di luar jalan. Penjelasan paling ringkas untuk kendaraan AWD adalah mesinnya bisa menyalurkan daya ke ban yang tidak sering dipakai. Artinya, kendaraan FWD menyalurkan daya ke belakang saat dibutuhakn, dan sebaliknya. Namun, tidak semua sistem AWD sama.

Mengintip bagian dalam sistem AWD Simetris Subaru.

Walaupun sebagian besar sistem AWD berasal dari penggerak roda 2WD, ada juga yang lain yang bisa menyalurkan daya konstan yang terbagi antara depan dan belakang. Kisaran secara umum termasuk sistem yang dapat diprediksi, diminati, simetris, full-time dan lain-lain, tersedia pada sebagian besar produsen pasar. Yang terpenting, sebagian besarnya menggunakan perangkat dan sensor untuk mendeteksi slip roda, mengaktifkan kontrol traksi dan bereaksi lebih cepat untuk mendistribusi torsi mesin ke roda yang memiliki mencengkeram.

Mana yang terbaik untukmu?

Semuanya tergantung pada gaya hidupmu dan di mana kamu menyetir sehari-hari. Jika kamu seringkali menyetir pulang-pergi kantor, 2WD yang simpel entah FWD atau RWD sekiranya cukup untuk kamu berkendara. Jika kamu lebih suka menyetir di jalur yang lebih menantang tapi tetap mau praktis di jalan, sistem part-time 4WD atau AWD seharusnya cukup. Bagi para petualang yang suka tantangan, 4WD part-time sangat cocok, tapi jika kamu menginginkan kemudahan dan kenyamanan, sistem full-time 4WD dengan kenyamanannya adalah pilihan yang tepat.

Walaupun begitu, dengan iklim tropis Indonesia dimana cuaca hujan dan cerah sepanjang tahun, tidak mengherankan kalau konsumen lokal cenderung memilih AWD SUV atau truk pick-up 4WD sebagai mobil baru mereka. Satu hal yang harus diingat, meskipun semua sistem ini hadir untuk membantumu selama menyetir, tidak ada yang lebih penting daripada memiliki ban yang bagus yang merupakan satu-satunya penghubung antara mobilmu dan jalanan.

 

Tukarlah mobilmu dengan SUV! Jual mobilmu ke Carsome hari ini!

 

Itulah tadi informasi mengenai Mana yang terbaik untukmu? 2WD, AWD atau 4WD? oleh - bmw8series.xyz dan sekianlah artikel dari kami bmw8series.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar